Resep menu sahur praktis dan mudah

Resep menu sahur praktis dan mudah merupakan salah satu tips yang mungkin bisa menjadi solusi bagi Anda yang bingung dalam menentukan menu sahur apa yang paling mudah untuk dibuat terlebih lagi bagi Anda yang mungkin memiliki kesulitan untuk bangun makan sahur lebih awal. Makan sahur merupakan salah satu tantangan pertama bagi Anda dalam menjalankan ibadah puasa karena Anda mesti bisa membangkitkan selera makan dengan kondisi tubuh yang mungkin masih dalam keadaan mengantuk dan lemas sehabis bangun dari tidur.
Untuk memanjakan mata serta membangkitkan selera Anda untuk bersantap tentunya tidaklah mesti dengan sajian makanan yang mahal ataupun rumit dari segi pembuatannya karena sesungguhnya dengan aneka resep menu sahur yang akan disajikan berikut ini Anda dan keluarga tetap dapat menikmati santap sahur dengan antusias meskipun dengan resep-resep sederhana serta mudah untuk dibuat. Adapun resep-resep ini merupakan beberapa resep praktis dari ratusan resep sahur lainnya yang nantinya akan kita ulas satu persatu, namun pada kesempatan kali ini majalah aneka resep masakan akan terlebih dahulu menyajikan beberapa diantaranya, yaitu sebagai berikut:

1. Telur dadar saus kecap
Mengawali resep praktis menu sahur, majalah resep masakan online akan memberikan resep pertamanya yaitu telur dadar saus kecap. Dan untuk membuatnya diperlukan beberapa bahan serta bumbu-bumbunya yang pastinya sangat mudah untuk didapatkan yaitu sebagai berikut:
Bahan-bahan:
4 butir telur ayam

Kuah saus kecap:
1/2 siung bawang bombay
2 butir bawang merah
1 butir bawang putih
6 buah cabe merah atau cabe rawit (sesuai selera)
4 sendok makan minyak goreng atau 4 sendok teh mentega
4 sendok kecap manis atau kecap manis pedas
1 sendok saus tomat
1/2 sendok teh garam
1/4 sendok teh penyedap
1/2 gelas air (100ml)

Cara pembuatan:
- Aduk atau kocok telur dalam mangkuk hingga berbusa kemudian panaskan minyak didalam wajan diatas kompor dengan api sedang.
- Tuang telur tersebut hingga matang dengan cara di dadar. Angkat, tiriskan dan pisahkan di wadah yang berbeda.
- Kupas kemudian iris-iris halus bawang merah, bawang putih, bawang bombay serta cabe rawit.
- Panaskan wajan kembali dan tuangkan minyak goreng atau mentega hingga cair dan masukkan bahan-bahan diatas.
- Goreng hingga layu dan berwarna kecoklatan. Tuangkan air, kecap, saus tomat, garam serta penyedap rasa kemudian aduk-aduk hingga kuah mengental.
- Dan terakhir masukkan telur yang sudah di dadar kemudian aduk perlahan hingga merata.
- Biarkan beberapa saat hingga kuah meresap kemudian angkat dan hidangkan bersama nasi hangat.
2. Nasi goreng spesial
Untuk resep yang kedua adalah nasi goreng spesial. Siapa pun orangnya pasti akan suka dengan resep yang satu ini dan kebetulan majalah resep masakan online pernah membahas bagaimana cara pembuatannya serta bahan-bahan apa saja yang dibutuhkan untuk mengolah nasi goreng spesial pada kesempatan sebelumnya dan jika Anda tertarik untuk membuatnya, maka Anda bisa melihatnya pada resep nasi goreng spesial.
3. Ayam goreng tepung
Resep yang ketiga dan tak kalah praktisnya adalah resep ayam tepung. Resep ini merupakan salah satu resep yang cukup populer yang kerap digunakan sebagai sajian santap sahur selain menu telur dadar saus kecap dan nasi goreng. Majalah resep masakan online juga pernah menerbitkan resep ini pada kesempatan sebelumnya yang bisa Anda lihat pada resep ayam goreng tepung.
4. Mie instant corned sapi dan keju
Sesuai dengan namanya, mie instant mungkin kerap menjadi salah satu resep yang paling sering digunakan untuk bersantap sahur karena sangat gampang untuk membuatnya. Namun agar penampilannya lebih menarik serta lebih menggugah selera, maka Anda bisa mengkreasikannya dengan mencampur dengan daging cincang atau yang lebih dikenal dengan nama corned sapi (corned beef) serta keju. Adapun bahan-bahan yang diperlukan untuk membuatnya adalah sebagai berikut:
Bahan-bahan:
1 bungkus mie rebus instant
1 sendok makan corned sapi
1/4 sendok teh garam
1/4 sendok teh penyedap rasa
1 siung bawang merah yang di cincang halus
2 lembar daun sawi
2 sendok makan minyak goreng
50 gram keju parut

Cara pembuatan:
- Panaskan minyak goreng kemudian masukkan rajangan bawang merah hingga layu kemudian masukkan daging sapi cincang. Goreng hingga matang lalu angkat dan tiriskan pada tempat terpisah.
- Rebus mie dan daun sawi hingga matang. Angkat dan masukkan pada sebuah mangkuk lalu taburkan bumbu mie yang terdapat didalam bungkusnya.
- Berikan corned sapi dan taburan parutan keju diatasnya lalu hidangkan.

Demikianlah 4 resep menu sahur praktis dan mudah yang bisa Anda coba sajian makan sahur Anda dan keluarga. Resep masakan online akan kembali menghadirkan artikel-artikel masakan menu sahur praktis lainnya pada kesempatan berikutnya. Selamat mencoba dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya.

Tips memilih ikan dan bahan makanan laut segar

Tips memilih ikan dan bahan makanan laut segar adalah hal yang penting apabila Anda hendak mengolah aneka resep masakan yang berasal bahan-bahan makanan laut seperti ikan, udang, kerang, kepiting, cumi-cumi dan lainnya. Selain dapat mempengaruhi bentuk penampilan masakan, bahan makanan dalam kondisi baik akan sangat menentukan hasil akhir dari cita rasa masakan yang telah diolah.
Guna mendapatkan hasil olahan makanan laut yang baik, maka tentu Anda harus jeli pada saat memilih bahan-bahan makanan laut yang nantinya akan digunakan untuk membuat masakan. Untuk itu maka tabloid kuliner akan memberikan sedikit tips bagaimana cara memilih ikan dan bahan makanan laut segar lainnya untuk Anda. Berikut adalah beberapa diantaranya:
Tips memilih ikan dan bahan makanan laut segar
1. Cara memilih ikan segar
Pada saat memilih ikan pastikan warna ikan tersebut belum pucat dan masih berwarna segar kemudian periksalah pada kedua bagian insangnya. Apabila insangnya masih berwarna merah terang berarti ikan tersebut masih segar. Untuk lebih memastikannya, Anda juga bisa menekan kulit daging ikan tersebut. Apabila teksturnya masih terasa kenyal berarti kondisi ikan masih dalam keadaan bagus. Ciri-ciri lainnya yang menandakan bahwa ikan masih segar antara lain bentuk mata yang masih terlihat segar (belum terlihat putih dan pucat) serta masih berbau segar khas ikan laut (tidak berbau busuk).

2. Cara memilih udang segar
Yang kedua adalah tips memilih udang segar. Jika Anda lebih menyukai udang dibandingkan ikan, maka ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memilih udang yang masih segar, diantaranya adalah melihat kondisi fisik udang tersebut. Kondisi udang yang baik adalah udang dengan bagian kepala yang masih utuh  melekat pada bagian tubuhnya serta warna kulitnya belum memerah hingga udang tersebut dimasak. Selain itu tekstur kulit udang juga masih terasa keras pada saat disentuh serta berbau amis khas udang dan cita rasa yang agak manis setelah dimasak.

3. Cara memilih kepiting segar
Memilih kepiting mungkin akan jauh lebih mudah karena kepiting yang umumnya dijual masih dalam keadaan hidup dan masih segar. Namun apabila Anda hendak membeli kepiting dalam keadaan mati, maka perhatikanlah warnanya. Apabila warnanya terlihat masih segar dan berwarna terang serta tidak terdapat bercak-bercak hitam pada bagian bawahnya berarti kepiting tersebut masih dalam keadaan segar.

4. Cara memilih cumi-cumi segar
Cumi-cumi yang masih segar biasanya memiliki tekstur yang kenyal dan agak keras, mata serta warna kulit ari bersih dan bening. Tidak berbau busuk dan anyir. Cumi yang tidak segar lagi biasanya terlihat pada bagian kulitnya yang berwarna keunguan.

5. Cara memilih kerang segar
Cangkang kerang yang masih dalam keadaan hidup biasanya dengan posisi terbuka dan mengatup serta masih mengeluarkan cairan. Namun apabila kerang yang hendak Anda beli telah dalam kondisi mati, maka Anda terlebih dahulu harus memeriksa kesegarannya, yaitu dengan cara melihat daging didalam cangkangnya. Apabila dagingnya masih terlihat putih dan bersih serta belum beraroma busuk berarti kerang tersebut masih dalam keadaan yang segar.

Bagi Anda yang membeli bahan-bahan makanan diatas dalam jumlah besar dan ingin menyimpannya lebih lama, maka Anda menempatkannya dalam kulkas dengan keadaan beku. Hal tersebut dapat mempertahankan kesegarannya lebih lama lagi. Bagi Anda yang mungkin ingin mengolah ikan laut tersebut menjadi pepes, terutama ikan kembung, maka artikel sebelumnya yang berjudul resep pepes ikan kembung mungkin dapat menjadi referensi menarik untuk Anda.

Cara memilih buah durian matang dan berkualitas baik

Cara memilih buah durian matang dan berkualitas baik. Bagi Anda penggemar buah durian, maka tips ini pasti akan sangat berguna bagi Anda sebab mulai kini Anda akan semakin mahir dan pintar dalam memilih mana buah durian yang berkualitas baik ataupun buah durian yang berkualitas kurang baik.
Buah durian merupakan buah tropis yang paling banyak digemari, karena selain memiliki aroma serta rasa manis yang khas, buah durian juga bisa dibuat berbagai resep masakan, diantaranya adalah kinca durian yang umumnya dimakan bersama dengan ketan ataupun berbagai kue-kue kering dan basah lainnya. Dalam memilih durian yang berkualitas memang diperlukan ketelitian bahkan keterampilan khusus. Namun meskipun begitu, Anda tak perlu menjadi seorang pakar durian untuk bisa menentukan tingkat kematangan serta kualitas dari buah durian yang ingin Anda beli.
Cara memilih buah durian matang dan berkualitas baik - www.tabloidkuliner.com
Buah durian
Untuk menambah pengetahuan serta referensi Anda mengenai cara memilih buah durian yang matang dan berkualitas baik, maka situs resep masakan Indonesia akan memberikan beberapa tips yang bisa Anda gunakan pada saat memilih durian, berikut adalah beberapa diantaranya:
1. Sebelum membeli, pastikan Anda memperhatikan bagian juring-juring yang terdapat pada durian. Juring yang tidak berisi daging buah biasanya membuat buah durian menjadi melengkung dan tidak bulat sempurna karena bentuknya yang asimetris.
2. Lihat dan perhatikan secara teliti permukaan kulit buah durian, jika Anda menemukan bekas lubang ataupun bercak kehitaman pada kulit buah maka sebaiknya jangan Anda beli dan pilih buah durian yang lain karena kebusukan daging buah durian biasanya tidak terlalu jelas meskipun kulitnya terlihat hampir sempurna. 
3. Pilihlah bentuk buah yang terlihat bulat dibanding yang lonjong karena umumnya struktur buah yang bulat memiliki juring yang lebih luas sehingga daging buah didalamnya pun akan menjadi lebih lebar dan tebal.
4. Pilihlah buah durian yang tidak dibungkus oleh daun agar Anda bisa melihat dengan jelas jika ada cacat pada buah. Selain itu hindari juga membeli buah durian yang kulitnya sudah terbuka atau retak karena biasanya daging buah akan menjadi masam akibat durian tersebut sudah terkontaminasi oleh udara.
5. Pilihlah durian yang beraroma tajam dan menyengat. Meskipun umumnya durian yang telah matang berwarna kuning, namun ada juga varietas durian yang tetap berwarna hijau saat matang. Untuk mendeteksinya, dibutuhkan ketajaman dari indera penciuman Anda.
6. Memukul-mukul kulit luar durian juga bisa menjadi salah satu cara untuk mendeteksi kematangan dari buah durian. Durian yang telah matang biasanya memiliki rongga pada bagian dalamnya sehingga pada saat Anda memukul-mukulnya dengan menggunakan gagang pisau atau dengan kuku maka akan dihasilkan suara yang khas seperti "dug, dug, dug" atau "bluk, bluk, bluk". Jika bunyinya sama sekali tidak mirip seperti itu atau bukan seperti suara yang dihasilkan dari benda yang berongga, maka bisa dipastikan durian tersebut masih mentah.
7. Setelah beberapa metode diatas telah Anda lakukan namun Anda masih juga ragu, cara selanjutnya adalah dengan melihat tangkai buahnya. Jika tangkainya rata, maka kemungkinan buah durian tersebut dipetik sebelum waktunya atau dipetik pada saat masih mentah (setengah matang) dan dibiarkan hingga 3-5 hari untuk bisa menjadi matang. Namun jika tangkainya memiliki struktur yang tidak rata dan terlihat mengering, maka besar kemungkinan jika durian tersebut merupakan durian jatuhan yang matang saat berada di pohon dan terlepas secara alami. Buah durian yang matang dengan cara ini tentunya memiliki rasa yang jauh lebih enak dan lebih segar daripada yang dipetik pada saat masih setengah matang.
8. Selain mengamati rata atau tidaknya tangkai durian, tehnik lain untuk memilih durian yang berkualitas juga bisa Anda lakukan dengan memperhatikan panjang pendek serta ketebalan tangkainya. Pilihlah tangkai yang pendek dan tebal karena biasanya memiliki daging buah yang lebih besar dan tebal. Metode ini merupakan hal ilmiah dan logis karena tangkai yang tebal dan berukuran pendek akan menyebabkan asupan makanan yang berupa mineral serta garam-garaman bagi durian saat masih berada di pohon akan menjadi lebih banyak dan lebih intens ketimbang yang bertangkai panjang dan kecil.
9. Jika Anda menemukan 2 buah durian dengan ukuran yang kurang lebih hampir sama, maka untuk menentukan kandungan isi durian yang lebih banyak caranya adalah dengan mengangkat keduanya. Durian yang terasa lebih enteng biasanya memiliki kandungan daging buah yang tebal namun berbiji kecil.
10. Pilihlah buah durian dengan struktur duri lebih besar karena umumnya durian yang berduri besar dan jarang memiliki daging yang lebih tebal dan lebih kering. Sebaliknya, buah durian yang berduri halus, kecil dan rapat biasanya memiliki tekstur daging buah yang lebih basah dan lembek.
11. Hindari membeli durian dengan ukuran yang besarnya melebih 4-5 kilogram karena ukuran durian yang terlalu besar bisa mengakibatkan matangnya daging buah yang tidak merata. Durian yang baik adalah durian yang berukuran rata-rata 1,5 hingga 3,5 kilogram perbutirnya.
12. Jika Anda telah berhasil menemukan sebuah durian yang sempurna, maka usahakan untuk memilih yang serupa. Untuk melakukannya Anda bisa memperhatikan bentuk duri, tangkai, kulit ataupun dari bentuk buah yang kurang lebih menyerupai atau hampir sama dengan durian berkualitas sempurna yang telah Anda temukan sebelumnya.
Demikianlah beberapa tips memilih durian yang matang yang bisa Anda praktekkan sendiri saat membeli. Selain tips ini, tabloid resep masakan juga pernah menerbitkan artikel seputar resep rendang daging sapi khas Padang yang juga patut untuk Anda coba. Semoga berhasil.